Curhatan Bunda

Senin, 13 Juli 2015

Ke Mana Anakku Sekolah?


Ke mana anakku sekolah? Sulit amat menjawabnya. Padahal kemarin buat tulisan Daftarkan Anak Ibu Bersekolah Di Sini sangat mudah. Ternyata hanya teori, praktiknya bingung sendiri.
Mau lihat kualifikasi guru sama saja hanya tamat SMA, belum ada yang berlatar belakang PGTK. Mau lihat pelatihan guru-guru juga sama minimnya. Mau lihat sarana dan prasarana sama saja. Mau lihat kurikulum sama saja. Mereka paksakan TK harus bisa baca tulis padahal TK adalah masa bermain, bersosial, berteman,  berkreativitas, berekspolarasi, bertemu dengan kesenangan-kesenangan baru. Mau lihat karakter sama saja walau yang satu berbasiskan kerohanian itu tidak menjamin. Mau lihat biaya beda tipis.
Aku harus berdoa, selektif dan serius memilih sekolah anak. Jangan sampai salah. Sekolah yang salah bisa juga membunuh karakter asli anak. Tidak semua sekolah itu baik. Bukannya menemukan dan mengembangkan dirinya, sekolah lebih banyak menjadikan anak makluk asing, tidak mendarat dengan dirinya, keluarganya dan sekolahnya. Sekolah menjadikan dia terasing. Sekolah menjadikan malas belajar, seharusnya belajar adalah kegiatan menyenangkan.