Curhatan Bunda

Senin, 03 Desember 2018

Blogger Yang Menjadi Mentor Bagi Saya



Blogger adalah pekerjaan yang cukup dilirik belakangan ini. Banyak yang meninggalkan pekerjaannya menjadi full time blogger. Selain waktu yang tidak terikat  (disukai oleh perempuan yang sedang mempunyai balita), tempatnya pun bisa bebas di mana saja dan tentu saja dapat menjadi sumber penghasilan.

Baca juga : Lima Alasan Mengapa Guru Harus Ngeblog


Akhirnya persaingan semakin meningkat. Blogger harus terus belajar. Saya beruntung mengenal blogger berikut yang sekaligus mentor bagi saya.


1. Thurneysen Simanjuntak



Jauh sebelum bertemu abang ini di dunia blogging, saya sudah mengenalnya secara pribadi di kampus. Saya dan abang ini bergabung dalam organisasi kerohanian dan saat itu dia menjadi ketuanya. Saat kegiatan aksi dana papan bunga wisuda, abang itu mengajakku berkeliling menjajakan teh botol, abang ini sempat bercerita tentang sejarah awal teh botol yaitu seven up. Bagaimana perjuangannya ditertawakan menjual teh dalam botol. Sambil berjualan ia menanamkan semangat pantang menyerah. Sungguh kepemimpinannya menyatu dalam dirinya.

Ketika bertemu lagi di permukaan media sosial khususnya dunia writing, abang ini meneleponku selama dua jam ( waktu itu aku di kereta api pulang ke Rantauprapat) khusus menyemangatiku untuk tetap menulis. Darinya aku belajar bahwa harus menulis tiap hari, kadang dia mengetik di android ketika mengantarkan anak les. Langsung tulis dan publish. Editing kadang setelah publish. Satu artikel bisa selesai dua tiga jam sampai publish, lha aku satu artikel bisa dua tiga hari.

Tidak hanya padaku, pada adik-adik yang lain pun akan tetap dimentorinya supaya eksis lewat tulisan. Bahkan di sekolah tempatnya mengajar, dia menjadi pembina ekskul menulis dan berhasil mencetak siswanya menjadi penulis.

Saat ini abang ini giat menulis di Kompasiana, blog pribadinya dan juga berbagai lomba menulis. Katanya dari menulis saja, abang ini tidak pernah ganti hape lima tahun terakhir dari kocek pribadinya.

Konsistensinya dalam menulis membuat dia kerap diundang menjadi pembicara dalam seminar kepenulisan. Saya yakin kelak dia akan go nasional dan go internasional.

2. Ira Guslina



Saat blogwalking, aku mengetahui Mbak ini sedang mengadakan giveaway bertema ASI. Langsung saja saya ikut serta dan beruntung sebuah mi-fi nyangkut saat itu.

Seterusnya saya pasti membaca blog Mbak ini setiap bulannya, karena awal bulan pasti ada rangkuman berbagai info lomba blog. Lomba blog dapat dijadikan inspirasi untuk menulis dan dead line-nya memaksa kita untuk disiplin menulis.

Selanjutnya kami memang sering berkomunikasi. Lewat WA banyak juga saya dimentori. Satu sarannya untuk saya segera hijrah ke blog berbayar supaya pintu rejeki banyak terbuka belum terealisasi.

Satu hal yang saya pelajari adalah semangat menulisnya. Ketika anak ketiganya baru lahir saja, Mbak ini masih tetap posting tulisan. Bahkan saat ini Mbak ini sedang melanjutkan studi S2 pun masih tetap setia mengisi blog Dunia Biza-nya.

3. Ani Berta


Salut kepada eda yang satu ini, berani meninggalkan pekerjaannya demi menjadi full time blogger.

Eda berdarah Batak-Sunda ini sering menjadi pembicara di talk show blogging dan menjadi pendiri berbagai komunitas blogger seperti ISB (Indonesian Sosial Blogpreneur). Wajar saja memang karena eda ini blogger serba bisa. Beragam niche bisa ditulisnya mulai dari kuliner, life stly, teknologi, blogging dll.

Loh, kok cuma tiga saja? Yup, saya ini orangnya pendiam, kurang berani untuk memulai berbicara. Dalam blogwalking pun demikian, singgah membaca tetapi tidak meninggalkan jejak.

Saya tahu (tapi tidak kenal secara pribadi) beberapa blogger yang lainnya. Seperti Mbak Ya Yat, blogger perempuan yang doyan sport. Mbak Nur Alfi yang mulai kece dengan tampilan fotografinya. Mbak Alaika, admin BP yang bahasa Inggrisnya cas cis cus. Mbak Muyassaroh di Eistrilook Community dengan list article-nya.

Kita memang harus banyak berteman dengan sesama blogger. Keuntungan selain banyak belajar, kita juga akan segera mendapat pembaca setiap kali posting tulisan dan syukur-syukur bisa juga menjadi buzzer.

Kalau Kamu, siapa blogger kesukaan Kamu?





6 komentar:

  1. Wah blogger masyer semua ya, hihi
    Saya ijin sedot ilmunya ah klo uda ngomongin masalah mentor
    Biar kecipratan rejeki juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Justru, saya harus belajar dari Mbak bagaimana bisa konsisten sampai di day 17 ini. Semangat...

      Hapus
  2. Blog-nya mbak Muyassaroh ketje badai pokoknya 😍

    BalasHapus
  3. Blog-nya mbak Alaika alamatnya apa ya mbak? Boleh minta mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. http://randomnote.space/2018/11/kenapa-ngeblog.html
      Itu mbak alamat blognya

      Hapus